Kelahiran Bulan Mei Terbukti Paling Sehat

Kelahiran Bulan Mei Terbukti Paling Sehat

 

 

Sebuah studi mengidentifikasi 55 penyakit yang terkait dengan bulan kelahiran. Ternyata bulan kelahiran menjadi penting, ketika harus berurusan dengan kesehatan.

Ilmuwan dari Columbia University menggunakan sebuah algoritma untuk mengidentifikasi “asosiasi bermakna” antara waktu dalam setahun seseorang dilahirkan dan 55 penyakit, termasuk di antaranya ADHD, asma dan penyakit jantung. Studi tersebut diterbitkan di jurnalAmerican Medical Informatics Association dan menyimpulkan, orang yang lahir di bulan Mei memiliki risiko terendah untuk kena penyakit, sementara kelahiran bulan Oktober punya risiko tertinggi.

Kendati riset sebelumnya mengeksplorasi koneksi antara risiko penyakit dan musim kelahiran, studi ini mengonfirmasi 39 kaitan juga 16 asosiasi baru. Para ilmuwan meneliti lebih dari 1.600 penyakit dan 1,7 juta pasien yang diobati di New York antara 1985 dan 2013 untuk mengidentifikasi bulan-bulan terkait asma (bayi bulan Oktober dan Juli), attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD (bayi bulan November, sesuai dengan studi dari Swedia), dan sembilan jenis penyakit jantung. Mereka berencana mereplikasi studi ini di daerah lain, untuk mengidentifikasi faktor lingkungan dengan lebih baik yang menyebabkan perbedaan besar.

“Penting bagi kita untuk tidak menjadi cemas akan hasil penelitian ini karena meskipun kami menemukan asosiasi bermakna, secara keseluruhan risiko penyakit itu tak sedemikian besar,” ujar Nicholas Tatonetti, peneliti senior studi tersebut dan asisten profesor di Columbia University Medical Center.

“Risiko terkait bulan kelahiran relatif kecil ketika dibandingkan variabel yang lebih berpengaruh seperti pola makan dan olah raga,” imbuhnya.

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY